Banyak
sekali komunitas, baik tua atau muda, yang mengisi waktu luangnya
dengan menikmati secangkir kopi dan ditemani dengan obrolan ringan
bersama teman-teman atau keluarganya. Hal ini menjadi salah satu momen
yang sangat menyenangkan dan menenangkan. Itulah sebabnya mereka
berusaha untuk selalu meluangkan waktu pergi ke warung kopi. Bahkan
untuk anak muda, tempat ini bisa menjadi tempat gathering yang tentu
saja akan sangat mendukung pergerakan kemajuan warung kopi tersebut.
Misalnya setiap ada pertandingan bola, beberapa fansclub mengadakan
nobar di warung kopi Anda, tentu saja warung kopi Anda akan sangat
terkenal dan mendapat profit banyak. Untuk bisa mendatangkan fansclub
seperti itu, Anda juga harus mampu menyediakan perlengkapan untuk
menunjang acara tersebut, misalnya dengan menyediakan proyektor, dan
lain sebagainya
Tampilkan postingan dengan label kopi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kopi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 27 Juni 2013
Warung Kopi: Usaha yang Tak Pernah Tidur
dengan beragam bentuk dan tampilan selalu membuat masyarakat sekitar
tergiur untuk mencobanya dan menjadikannya “basecamp” untuk berkumpul
bersama-sama teman-temannya. Mulai dari warung kopi sederhana yang ada
di pinggir jalan sampai kafe yang cozy bisa Anda pilih sesuai dengan
gaya hidup Anda dan semuanya mempunyai pangsa pasar berbeda yang tidak
pernah tidur.

Sosialisme Warung Kopi
Sosialisme Warung Kopi
Posted by Ihsan MaulanaOktober 6, 2010
Home
Wajahnya
beku, jika ia ingin senyum maka senyumlah dia, jika tidak, maka
siapapun yang datang ekspresi bekunya tetap saja begitu. Penjaga warung
kopi di Jl. Kedondong Surabaya itu memang terkenal dengan tampang apa
adanya. Sebagian teman yang punya pengalaman ngopi pertama kali di sana
biasanya berkomentar, “kok wajah penjaganya gak senyum, sih” mendengar
itu saya hanya bisa berkomentar, “Jika ia ingin senyum maka tersenyumlah
dia”. Hal itu misalnya dialami oleh sahabat saya yang bernama Brahmanto Anindito.
Jangankan teman saya tadi, pendata kegiatan ekonomi dari kelurahan dan
kecamatan saja juga diperlakukannya secara sama. Tapi jangan dulu
Roemah Kopi : Warung kopi di rumah
Jangan kaget kalau ke Roemah Kopi karena tampak depannya jauh dari kesan sebuah cafe beneran. Ya, ini sebuah rumah yang oleh empunya Ibu Mirna disulap menjadi sebuah tempat ngopi di kawasan Dago, tepatnya di Ranca Kendal 9 Bandung. Dengan suasana indies dan dihiasi dengan perabotan jaman baheula, Roemah Kopi menjadi salah satu tempat favorit buat menikmati Queen Coffee, espresso dengan racikan rum dan whipped cream ditaburi kayu manis, atau cukup dengan kopi hitam Toraja seraya merasakan udara dingin kota Parijs van Java.
Warung Kopi Luwak
Warung Kopi Luwak
Bisnis Warung Kopi Plus Networking
Bisnis Warung Kopi Plus Networking
By admin on March 13, 2013
Bagi para pebisnis pemula, bisnis warung kopi bisa jadi peluang usaha
yang menjanjikan. Bisnis warung kopi terhitung sangat mudah dijalankan.
Setiap orangpun dapat menjalankan bisnis ini dengan sajian yang
bervariasi. Apalagi di kalangan masyarakat sudah tidak asing lagi dengan
budaya insomnia (tidak bisa tidur malam) dan begadang.
Sebenarnya, bisnis warung kopi bisa dikembangkan dengan berbagai format, mulai dari format warung kopi untuk semua golongan, café book ataupun café dengan berbagai fasilitas buku bacaan sampai café elite, dengan pengunjung kalangan masyarakat tertentu saja. Namun, kebanyakan masyarakat yang membuka usaha genre ini lebih memilih warung kopi untuk semua golongan dengan konsep 24 jam atau 12 jam. Pada kategori itu, modal awal usaha yang kecil-kecilan dibutuhkan sekitar Rp 4.000.000,00 hingga Rp 5.000.000,00. Adapun modak awal usaha yang berkala sedang kira-kira Rp 10.000.000,00 sampai Rp 15.000.000,00.
Sebenarnya, bisnis warung kopi bisa dikembangkan dengan berbagai format, mulai dari format warung kopi untuk semua golongan, café book ataupun café dengan berbagai fasilitas buku bacaan sampai café elite, dengan pengunjung kalangan masyarakat tertentu saja. Namun, kebanyakan masyarakat yang membuka usaha genre ini lebih memilih warung kopi untuk semua golongan dengan konsep 24 jam atau 12 jam. Pada kategori itu, modal awal usaha yang kecil-kecilan dibutuhkan sekitar Rp 4.000.000,00 hingga Rp 5.000.000,00. Adapun modak awal usaha yang berkala sedang kira-kira Rp 10.000.000,00 sampai Rp 15.000.000,00.
Kopi, Kopi dan Kopi!!
Kopi, Kopi dan Kopi!!
Sedikit share tentang minuman favorit saya nih masbro, mungkin minuman ini juga banyak menjadi favorit masbro sekalian. Minuman ini bernama kopi. Yup, kopi atau coffee in English saat ini telah naik kelas dari sekedar minuman warung pinggir jalan menjadi sebuah gaya hidup modern. Lihat saja, nyaris di setiap mall akan dengan mudah kita jumpai spot-spot penjual minuman berkafein ini. Warna hitam dari kopi yang sudah diseduh dengan air panas menjadi sensasi merekatkan hubungan silaturrahim. Nah, ini ada sedikit informasi tentang kopi yang saya dapat dari mention @blogdokter, check this out…
Langganan:
Postingan (Atom)